SAITON : Saya Komandanmu

Nama yang buruk dan serupa dengan makhluk yang dibenci manusia (setan), membuat kehidupan Saiton,39 berbeda dengan manusia lainnya. Warga Palembang ini diberi kelebihan mampu kontak langsung dengan beragam makhluk gaib.

Menurut Saiton, keahlian tersebut sudah dia rasakan sejak masih sekolah di kampungnya. Awalnya, bapak empat anak ini mengaku takut melihat penampakan yang mengerikan. Karena sudah terbiasa, lama-lama Saiton tidak begitu menghiraukan dengan penglihatannya itu.

“Tidak ada diturunkan (dari orang tua dan nenek moyang), datang begitu saja. Sampai sekarang masih bisa,” ungkap Saiton kepada merdeka.com, Rabu, 26 Agustus.

Meski mampu berkomunikasi dengan makhluk gaib, Saiton sering juga merasa risih. Apalagi, makhluk tersebut sering mengganggunya jika sedang bepergian atau sendirian di rumah. “Sering digangguin, dipanggil, risih juga, mau istirahat jadi tidak bisa,” Kata dia.

Lantaran keseringan dijahili setan, Saiton punya cara jitu mengusir mereka. Selain melafazkan ayat-ayat ALquran, Saiton juga melontarkan kalimat andalannya.

“Saya bilang saja sama mereka (makhluk gaib), saya ini komandanmu, jangan diganggu. Habis itu mereka kabur,” selorohnya.

Selain itu, Saiton juga memiliki pengalaman unik. Ketika masih duduk di bangku kelas I SMP, Saiton di datangi orang berjubah putih dalam mimpinya. Orang tersebut meminta izin untuk membelah dada Saiton.

Begitu dibelah, kata Saiton, tampak sinar terang yang keluar dari dadanya. Setelah mengusap dada dan membalikkan seperti sediakala, orang berjubah putih itu pergi.

“Tidak tahu makna mimpi itu apa. Tapi saya yakin itu adalah berkah, soalnya sejak itu, saya mudah nangkap pelajaran, cepat nyambung,” pungkasnya. Sumber : FAJAR SENIN, 31 AGUSTUS 2015

SYAITON

HEBOH, ADA ORANG BERNAMA TUHAN DI BANYUWANGI, INI KATA MUI

WowKeren.com – Publik telah dihebohkan dengan seorang pria bernama Tuhan yang ada di Banyuwangi. Rupanya hal ini juga sampai ke telinga Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Jawa Timur yakni KH Abdussomad Bukhori akhirnya buka suara terkait hebohnya tukang kayu bernama Tuhan.

Ia memberikan himbauan agar nama tersebut diganti atau diberikan tambahan di depan maupun akhiran di belakang. Memang tidak ada larangan untuk memakai nama Tuhan dalam ajaran Islam, namun sebaiknya ditambahi dengan nama lain di depan atau belakangnya.

“Sebaiknya diganti saja, itu lebih baik atau bisa ditambah nama di depan atau di akhir nama yang sekarang,” katanya. “Tujuannya agar tidak ditafsirkan sebagai Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Tunggal.”

Ia pun memberikan contoh nama Ghofur, yang berarti pemberi ampun. Di depan nama tersebut harus ditambah “Abdul” sehingga namanya menjadi Abdul Ghofur yang berarti hamba pemberi ampun.

Sementara itu, pria bernama Tuhan ini diketahui berprofesi sebagai tukang kayu yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Bungsu dari tujuh bersaudara tersebut mengaku ini adalah nama yang diberikan oleh orang tuanya dari sejak lahir. (wk/kr) KTP TOHAN

 

Penggalan Alquran ‘tertua’ ditemukan di Inggris

 

1628372Manuskrip-Al-Quran-tertua-di-dunia1780x390

Penanggalan radiokarbon menunjukkan manuskrip itu berusia setidaknya 1.370 tahun, membuatnya menjadi salah satu teks tertua di dunia. Ahli manuskrip dari British Library, Dr Muhammad Isa Waley, mengatakan “penemuan menarik” ini akan membuat kaum Muslim “bersuka cita”. Manuskrip itu disimpan bersama koleksi buku-buku dan dokumen Timur Tengah lainnya, tanpa diidentifikasi sebagai penggalan Alquran tertua.

Ketika seorang peneliti mengamati halaman-halaman itu lebih lanjut, diputuskan untuk melakukan uji penanggalan radiokarbon dan temuannya pun “mengejutkan”. Direktur koleksi spesial universitas itu, Susan Worrall, mengatakan para peneliti “sama sekali tidak menduga” usia Alquran itu. “Mengetahui kita memiliki penggalan salah satu Alquran tertua di dunia sangat menggembirakan.” Uji coba itu dilakukan oleh unit akselerasi radiokarbon di Universitas Oxford. Hasil uji coba menunjukkan potongan-potongan itu, yang ditulis di kulit domba atau kambing, merupakan salah satu fragmen Alquran tertua di dunia. “Ini bisa membawa kita mendekati tahun penemuan Islam,” kata David Thomas, profesor bidang studi Kristen dan Islam di universitas tersebut. “Orang yang menulisnya mungkin bahkan kenal dengan Nabi Muhammad. Dia mungkin melihat dan mendengar Nabi berkhotbah. Mungkin dia juga kenal Nabi – dan itu adalah kemungkinan yang luar biasa,” katanya.

150722021546_oldest_koran_in_burmingham_624x351_bbc

Aksara Hijazi

Manuskrip itu ditulis dengan aksara Hijazi, yang merupakan penulisan aksara Arab dahulu kala. Karena penanggalan radiokarbon menunjukkan rentangan kemungkinan usia, terdapat sejumlah manuskrip koleksi umum dan pribadi yang diperkirakan juga berusia hampir sama. Jadi tidak mungkin memastikan yang mana merupakan penulisan Alquran paling awal. Namun penemuan usia paling awal manuskrip di Birmingham ini –tahun 645 –kemungkinan membuatnya menjadi manuskrip tertua.

Waley, kurator manuskrip-manuskrip di British Library, mengatakan “dua lembaran ini, yang ditulis dengan aksara Hijazi yang indah dan terbaca jelas, hampir pasti berasal dari jaman tiga khalifah pertama”. Tiga khalifah pertama merupakan pemimpin komunitas Muslim antara tahun 632 dan 656. “Ketika saya pertama melihat lembaran ini, saya sangat tersentuh. Air mata saya penuh emosi dan kebahagiaan. Dan saya yakin Birmingham akan didatangi warga dari sekeliling Inggris yang ingin melihat lembaran-lembaran ini,” kata Muhammad Afzal, dewan masjid pusat Birmingham. Profesor Thomas mengatakan penemuan ini akan menunjukkan warga Birmingham mereka memiliki “harta yang nilainya tidak bisa dibandingkan”.

150722201228-lembar-alquran-tertua-di-dunia-ditemukan-di-inggris mediaintelektual

SUMBER: http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150722_majalah_alquran_tertua

Misteri Tujuh Langit

Terdapat sejumlah ayat menyebutkan kata tujuh langit (sab’a samawat). Pengertian angka tujuh di dalam berbagai kitab tafsir berbeda satu sama lain. Ada yang mengartikan kata tujuh sebagai simbol jumlah yang tak terbatas, artinya bukan tiga sebagai standar simbol jamak dalam hitungan Arab. Dalam tradisi Yunani dan Romawi kuno, angka tujuh dimaknai sebagai lambang kemajemukan. Angka tujuh langit merujuk kepada ketiadaan batas atau jumlah lapis langit.

Pengertian langit (al-sama’) sendiri oleh para ulama terjadi perbedaan pendapat. Umumnya ulama di masa-masa awal islam mengesankan langit sebagai bola raksasa yang melingkupi bintang-bintang dan planet-planet yang seolah menempel pada dindingnya. Ada juga ulama yang mengesankan langit seperti atap raksasa yang berada di atas bumi.

Prof. Achmad Baiquni mengartikan langit sebagai ruang alam atau ruang waktu di semesta tempat planet, bintang, dan benda-benda langit lainnya bergerak. Namun Prof. Baiquni juga tidak memberikan komentar terperinci tentang makna tujuh langit. Ia hanya menyinggung sedikit bahwa tujuh langit yang disinggung di dalam alqur’an ialah tujuh ruang alam. Ketujuh ruang alam ini boleh jadi tidak saling berhubungan satu dengan lainnya. Para ilmuan belum bisa memastikan di mana letak tujuh langit itu, apakah tujuh langit dalam arti ruang alam atau tujuh bumi dalam arti ruang materi, hingga saat ini masih merupakan misteri yang mungkin pada saatnya akan tersingkap juga.

Sampai hari ini, menurut penelitian penulis, belum ada satupun yang memberikan penjelasan kongkrit dan didukung oleh dalil-dalil lain tentang makna sab’a samawat dalam ayat di atas. Termasuk tafsir sains (Tafsir al-ayat al-Kauniyyah fi al-Qur’an al-Karim) karya Dr. Zaglul al-Najjar, juga tidak membahas kata tujuh langit ini. Dala kitab Tafsir al-Kabir, karya Imam Fakhr al-Razy, yang biasanya rajin dan secara konsisten mengemukakan makna tersirat sejumlah konsep yang tidak terurai jelas di dalam kitab-kitab tafsir lain.

Berbagai sumber berusaha memahami kata tujuh langit dengan menghubungkan tujuh lapisan (layers) yaitu: 1) troposfer, lapisan yang paling dekat dengan bumi, 2) Stratosfer, lapisan di atas troposfer, 3) Ozonosfer, lapisan yang berfungsi untuk mengembalikan sinar ultraviolet dan bahaya radiasi lainnya, 4) Mesosfer, lapisan di atas Ozonospher, 5) Termosfer, lapisan di atas Mesosfer, 6) Ionosfer, lapisan di atas termosfer, 7) Eksosfer, bagian terluar dari atmosfer yang membentang sekitar 480 sampai 960 km. ulama lain menafsirkannya dengan tujuh planet, yaitu: Mars, Mercurius, Venus, Uranus, Neptunus, Saturnus, dan Jupiter.

Meskipun hingga saat ini belum bisa dipecahkan apa makna yang paling dekat dengan dunia keilmuan, namun begitu besar animo para ilmuan untuk menyingkap konsep-konsep aktual di dalam Alqur’an sedemikian tinggi. Maka, tidak mustahil kelak pada suatu saat akan tersingkap juga makna sains kata tujuh langit (sab’a samawat). Allahu A’lam. (Nazaruddin Umar), Fajar, 1-4-2014

MAKHLUK CERDAS DI ANGKASA LUAR

pelita hati

plt 2MAKHLUK CERDAS DI ANGKASA LUAR

Kehadiran makhluk-makhluk cerdas di angkasa luar sudah lama diinformasikan di dalam Alquran. Di antara ayat-ayatnya adalah: Hai jemaah jin dan manusia jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan. (Q.S. Al-Rahman/55:33);

Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. (Q.S. Al-Nahl/ 16:49);

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada satupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (Q.S. Al-Isra’/ 17:44);

Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri atau pun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangannya di waktu pagi dan petang hari.(Q.S. Al Rad/ 13:15). Tidak seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. (Q.S. Maryam/19:93);

Ayat tersebut di atas cukup mengisyaratkan adanya aktivitas makhluk luar angkasa. Bukan saja jenis jin dan malaikat (Q.S. Al- Rahman/ 55:33), tetapi juga makhluk lain disebut dabah (secara harfiah berarti melata) menjadi penghuni luar angkasa (Q.S. An-Nahl/ 16:49). Yang paling tegas adalah penggunaan huruf man yang selalu konsisten digunakan Alquran untuk makhluk cerdas atau berakal dan huruf ma untuk sesuatu yang tidak berakal seperti benda-benda mati. Penghuni jagat raya luar angkasa Alquran sering menggunakan huruf man (Q.S. Al-Isra’/ 17:44; Q.S. Al- Rad/ 13:15; Q.S. Maryam/ 19:93). Ini artinya penghuni luar angkasa adalah sejenis makhluk cerdas yang berakal sebagaimana halnya manusia penghuni planet bumi.

Para ilmuan khususnya ilmuan NASA dalam 10 tahun terakhir; mulai menganggarkan dana cukup besar untuk meneliti kemungkinan adanya makhluk cerdas angkasa luar. Terutama banyaknya informasi dari belahan dunia menyaksikan keberadaan benda-benda misteri, yang diasumsikan benda-benda angkasa luar, seperti piring terbang (UFO). Akhir-akhir ini bukan hanya NASA tetapi negara-negara maju lainnya sudah mulai ramai mengembangkan studi angkasa luar, terutama aktivitas makhluk-makhluk cerdas di angkasa luar. Belum lama ini ilmuan Australia merekam semacam bunyi yang beraturan sebagaimana layaknya bunyi-bunyi musik yang dimainkan oleh seniman di bumi.

Allah SWT dengan tegas menyatakan aktivitas di angkasa luar sangat dimungkinkan. Bukan hanya para penghuni khususnya, tetapi manusia pun berdasarkan ayat dimungkinkan untuk beraktivitas di luar angkasa (Q.S. Al-Rahman/ 55:33), yang penting manusia memiliki apa yang disebut dengan sulthan  yang oleh ilmuan Indonesia sering di analogikan dengan ilmu pengetahuan (IPTEK). Dalam Alquran juga ditegaskan space luar angkasa pun masih jangkauan kekhalifahan manusia. Kesemuanya itu diciptakan tidak dengan main-main. “Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan main-main.” (Q.S. Ad-Dukhan/ 44:38). Kesemuanya itu diciptakan untuk mendukung kekhalifahan manusia. “Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.” (Q.S. Al-Jasyiyah/ 45:22).

Sejarah perkembangan kehidupan dan peradaban manusia terus berevolusi sampai kepada batas-batas yang belum bisa dibayangkan sekarang. Perkembangan sains dan teknologi semakin membuktikan kemungkinan prediksi Alquran yang menyatakan manusia sebagai makhluk yang luar biasa. 

Singapura Protes Nama Kapal Usman-Harun

Singapura menyatakan keberatan atas dinamainya salah satu kapal perang Indonesia dengan nama Usman-Harun. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Singapura, K Shanmugam kepada Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa. Nama Usman dan Harun sendiri diambil dari nama anggota Komando Korps Operasi RI, Usman Haji Mohamed Ali dan Harun Said. Keduanya dianggap sebagai salah satu pahlawan Indonesia, sehingga nama mereka digunakan menjadi salah satu nama kapal perang untuk diabadikan.

Namun, bagi Singapura, nama Usman-Harun dianggap berbeda. Pasalnya pada tahun 1965 keduanya telah membombardir Singapura dengan serangan bom di MacDonald house, Orchard Road. Akibat pemboman tersebut, dilaporkan tiga orang meninggal dunia dan 33 orang luka-luka. Marty mengatakan hingga kini Singapura belum menyampaikan keberatan mereka secara resmi. Menlu Shanmugam hanya menyampaikan keberatan tersebut melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu, sebelum ia kembali ke Singapura, usai melakukan pertemuan di Bandung bersamanya.

“Mereka menyampaikan rasa keprihatinannya mengenai penamaan kapal perang yang dimaksud. Dan kami sudah mencatat keprihatinan itu,” ujar Marty di Gedung DPR kemarin. Dengan adanya protes tersebut, Marty tidak beranggapan bahwa setelahnya diperlukan penggantian nama. Menurutnya hal itu cukup dengan diperhatikan saja. Namun kendati demikian, ia juga mengaku telah berkonsultasi dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Djoko Suyanto dan TNI Angkatan Laut.

“Saya telah berkoordinasi dengan bapak Menkopolhukam mengenai adanya indikasi penyampaian keprihatinan pemerintah Singapura, dan ini secara informal sudah disampaikan kepada kami, saya sampaikan semata kepada pihak Singapura, kita mencatat keprihatinan tersebut, dan saya kira masalah ini sudah selesai,” jelas Marty. Sebelumnya Chanel News Asia memberitakan, Menlu Shanmugam telah menyampaikan keberatannya pada Marty. Shanmugam mengatakan penamaan tersebut akan melukai perasaan rakyat Singapura, terutama keluarga korban dalam peristiwa pengeboman MacDonald House di Orchard Road pada tahun 1965 itu.

Serangan tersebut dilakukan oleh Usman-Harun dalam operasi ganyang Malaysia saat itu. Singapura yang menjadi salah satu sekutu Malaysia kala itu, akhirnya ikut menjadi sasaran serangan. Atas aksi tersebut, keduanya ditangkap dan kemudian dieksekusi mati pada 17 Oktober 1968 di Singapura. (jpnn/asw)

 

Sejarah Menakutkan “Tersembunyi” di Seputar Gunung Sinabung

Pengantar Diskusi

SINABUNG. Semua orang mengagumi keindahan dan keelokanmu. Sejak tahun 1600 engkau tertidur pulas. Tidurmu tentu semakin menambah kecantikanmu. Engkau membuat semua mata terpesona memandangmu. Namun, di tengah malam buta tepatnya tanggal 29 Agustus 2010 pukul 00.15 WIB engkau terbangun dari tidur panjangmu. Engkau mengeluarkan lava-mu. Engkau memperlihatkan sifatmu yang tidak bersahabat kepada kami semua. Hingga saat ini kau terus berulah. Engkau terus menarik perhatian kami. Hingga bulan terakhir ini kemarahanmu semakin menjadi-jadi. Sampai-sampai Presiden Republik Indonesia, bersama jajaran kabinetnya harus tidur di kakimu. Sudah redakah kemarahanmu ? Oh, Deleng Sinabung!.

Gunung Sinabung adalah gunung api di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Indonesia, setinggi 2460 meter. Di dekatnya terdapat gunung api Si bayak. Gunung Sinabung (dalam bahasa Karo: Deleng Sinabung) tidak pernah tercatat meletus sejak tahun 1600 tetapi mendadak aktif kembali dengan meletus pada tanggal 29 Agustus 2010 jam 00.15. Tanggal 3 September 2010 terjadi 2 letusan  bersamaan dengan gempa vulkanis. Tanggal 7 September Sinabung kembali meletus dengan menyemburkan debu vulkanis hingga 5.000 meter di udara.

Tiga tahun kemudian tepatnya tanggal 15 September 2013 tanpa memberi tanda-tanda akan aktif Sinabung meletus kembali. Dalam tiga hari hingga tanggal 18 September 2013 telah terjadi empat kali letusan. Letusan ini melepaskan awan panas dan abu vulkanik. Sejak saat itu aktivitas Sinabung tidak pernah berhenti dan kondisinya fluktuatif. Tanggal 20 November 2013 terjadi enam kali letusan sejak dini hari. Erupsi terjadi lagi sebanyakl 4 kali pada tanggal 23 Nopember 2013 dilanjutkan pada hari berikutnya, tanggal 24 Nopember 2013 sebanyak lima kali. Terbentuk kolom abu setinggi 8.000 meter di atas puncak gunung. Sejak saat itu Sinabung terus mengeluarkan awan panas dan guguran lava pijar sampai tanggal 3 Januari 2014. Mulai tanggal 4 Januari 2014 terjadi rentetan kegempaan, letusan dan luncuran awan panas terus-menerus sampai hari-hari berikutnya. Hingga saat ini tercatat erupsi Sinabung memaksa 29.000 jiwa meninggalkan tempat tinggalnya dan hidup di tempat-tempat pengungsian. Pada hari Minggu 26 Januari 2014 Abu Sinabung telah merobohkan rumah-rumah penduduk di zona merah sepanjang radius 3 kilometer yakni Desa Sigarang-garang, Kecamatan Naman Terang. Debu vulkanik setebal 7cm kini menyelimuti seluruh daerah itu. Sejauh mata memandang seluruh desa yang tak berpenghuni itu berwarna abu-abu dan seluruh tanaman berwarna kelabu. Tanggal 24 Januari 2014, Sinabung erupsi sebanyak satu kali. Telah terisolir 3 desa dan 23 desa lainnya keadaannya sudah sangat memprihatinkan.

Topik diskusi kita yang kedua adalah tentang Erupsi Sinabung. Silahkan peserta membaca artikel di bawah ini. (Imam AR)

sinabung

Gunung Sinabung yang terletak di Tanah Karo Sumatra Utara adalah salah satu dari 30 Gunung api yang ada di atas Sesar Besar Sumetra dan adalah Gunung Api Aktif yang terdekat dengan  “Gunung Super” purba yaitu  supervulcano  TOBA.

Dan kalau dilihat letaknya, Sinabung yang aktif kembali sejak 2010, yang selama 400 tahun ini  “tertidur” pulas, posisinya lebih TEPAT diatas Sesar Besar Sumatera dari pada “mamanya” sendiri yaitu Gunung Toba. Dan sesar ini adalah salah satu dari dua  sesar /patahan teraktif di dunia.

Sinabung mulai bangun setelah Gempa Bumi disertai  tsunami dahsyat  yang mengguncang Aceh pada tanggal 26 Desember 2004, disusul kemudian dengan gempa Nias Maret 2005 dan Juli 2006 , diikuti  Gempa Padang pada Maret 2007 yang  berulang pada September 2009 yang diikuti Gempa Nias lagi Oktober 2009. …… setahun  kemudian, 29  Agustus   2010 Gunung Sinabung Meletus untuk pertama kali setelah 400an tahun diam.

Patahan Besar Sumatra yang terbentang sepanjang 1700 km telah mencatatkan sejarah yang mengguncang seluruh dunia.

Letusan Karakatau di ujung Sesar ini pada akhir  Agustus 1883  telah mencatatkan betapa hebatnya prahara yang bisa dihadirkan dari patahan ini ke seluruh dunia.

Tsunami yang ditimbulkannya sampai di Hawai, Selat Inggris dan Prancis, dan bahkan di pantai-pantai sekitar Sumatera dan jawa ketinggian gelombang Tsunami mencapai 40 m. Bayangkan. Korban yang mencapai 36.000 jiwa. Ini jumlah orang yang tewas  ditahun 1883, dimana populasi manusia belum sepadat sekarang. Jumlah korban mungkin bepuluh kali lipat jika terjadi sekarang.

Cuaca seluruh dunia berubah, atmosfer Bumi tertutup debu, cahaya matahari redup selama setahun, penyakit sampar meraja lela, kekurangan pangan menyertai kegagalan pertanian akibat debu karakatau. Dan banyak lagi fenomena yang terjadi yang mempengaruhi dunia masa itu. Dan itu semua dimulai disini, di titik hunjaman  lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia, dimana Gunung Sinabung sedang bergemuruh diatasnya hari-hari ini.

Jika Gempa yang mengakibatkan tsunami Aceh terjadi akibat aktivitas “lempeng”  di kedalaman 10 Km di 160 km  dari pantai Barat Aceh, ternyata gempa-gempa vulkanik dangkal sekitar kedalaman 3 Km dibawah  Sinabung yang tercatat berpuluh kali dalam sehari,  disertai juga oleh beberapa Gempa Tektonik dikedalaman 10 Km. Adakah sesuatu dikedalaman itu dibawah Pulau Sumatra ?

Dan pada salah satu letusan besar belakangan ini, dikatakan oleh petugas Pos Pemantau Sinabung akibat TIBANYA MAGMA BARU. Wow!! Adakah magma lain yang sedang “dalam perjalanan”  dan mereka dalam jumlah lebih besar ?

Supervulcano Toba yang dikatakan masih memiliki dapur magma dibawahnya memang sedang diam. Yang ada diatasnya adalah keindahan danau Toba. Dan kalau danau itu adalah kaldera, maka Gunung Sinabung adalah “anaknya”.

Dan karena  lubang semburan di puncak Sinabung terus bertambah banyak dan bertambah besar (sedang terjadi), masuk akal bahwa dorongan magma akan semakin tertarik untuk berpusat pada titik keluar ini jika memang ada Magma terjebak yang volumenya terus bertambah dengan magma baru  akibat hunjaman-hunjaman lempeng sejak 2004 lalu.

Dan karena pada masa lampau pernah terjadi ledakan super dahsyat sebuah gunung di Bumi ini, dan gunung itu adalah “ibu Kandung” Sinabung sendiri, maka wajarlah jika Sinabung, khususnya nasib pengungsinya lebih diperhatikan.

Apalagi sejarah mencatat bahwa kengerian-kengerian telah terjadi di bentangan sesar ini. Gunung Toba (ditengah) mengawali (katanya 73.000 tahun lalu) , Karakatau diujungnya mengguncang pada awal sejarah modern (1883), Gempa Aceh diujungnya satunya  lagi mengguncang dunia dengan besarnya korban dan hebatnya guncangan (2004), maka Sinabung yang  ada di dekat  “ibunya” , akankah mengakhiri teror sesar ini dalam sejarah peradaban manusia???

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.344 pengikut lainnya